Ini adalah proses yang membuat baja lebih kuat dan melindunginya dari lingkungan. Proses ini terjadi di gedung khusus yang disebut pabrik galvanisasi, seperti milik WEDONE Technology. Jadi, apa yang kita ketahui tentang bagaimana proses ini bekerja?
Pertama, kotoran dan minyak dihilangkan dari baja. Kemudian, baja tersebut dicelupkan ke dalam bak besar yang berisi seng cair. Seng menempel pada baja, di mana ia membentuk lapisan pelindung. Ini mencegah timbulnya karat dan korosi pada baja. Setelah dilapisi, baja didinginkan dan siap untuk konstruksi.
Apakah Anda ingin menggalvanis baja Anda? Hal itu membuat baja lebih kuat dan tangguh untuk menahan cuaca buruk, seperti hujan, salju, dan air asin. Ini berarti struktur baja yang digalvanis bertahan lebih lama dan membutuhkan perbaikan lebih sedikit. Baja yang digalvanis juga lebih hemat biaya dibandingkan semua jenis lapisan pelindung lainnya, jadi seringkali ini adalah pilihan yang tepat untuk proyek yang sedang dikerjakan.
Tangki raksasa berisi seng panas menyusun pintu masuk ke sebuah pabrik galvanis modern. Mesin khusus mencelupkan baja ke dalam tangki-tangki ini untuk memastikan lapisan yang merata. Proses ini juga dipantau dengan teknologi canggih untuk memastikan baja digalvanis dengan benar. Pegawai di lokasi sepenuhnya dilindungi saat menangani bahan-bahan panas.
Menggalvanisasi baja untuk membentuk penghalang antara baja dan lingkungan eksternal. Lapisan seng bersifat pelindung dan mencegah baja dari reaksi dengan air, udara, dan bahan lain yang dapat menyebabkan karat dan korosi. Bahkan jika lapisan seng tergores atau rusak, itu tetap akan melindungi baja di bawahnya. Inilah alasan mengapa baja galvanis sering digunakan dalam struktur luar seperti jembatan, pagar, dan kabel listrik.
Namun, meskipun menggalvanisasi baja adalah cara yang baik untuk melindungi baja, kita juga perlu mempertimbangkan lingkungan. Pabrik galvanisasi harus mematuhi aturan ketat untuk memastikan bahwa mereka tidak melepaskan bahan kimia berbahaya atau polusi ke atmosfer atau saluran air. Sebagian besar pabrik telah beradaptasi untuk menggunakan energi secara lebih efisien dan menghasilkan limbah yang lebih sedikit, sehingga proses ini menjadi lebih ramah lingkungan.